Misteri Bulan Purnama Dan Gempa Tsunami

Cukup menarik memang jika sebuah data dan bukti nyata terlihat, sebuah korelasi antara Bulan Purnama dan Gempa yang sering terjadi akhir-akhir ini baik di Indonesia maupun di negara lain. salah satu contoh Gempa Aceh yang kemudian disusul Tsunami besar pada 26 Desember 2004 juga saat purnama. kemudian yang baru-baru ini terjadi di Jepang Gempa kemudian di susul Tsunami  yang besar terjadi tanggal 11 Maret 2011 menjelang purnama saat ini.



Profesor Riset Astronomi Astrofisika, LAPAN Thomas Djamaluddin menyebutkan beberapa data gempa dan gunung meletus terbesar di Indonesia, yang pelepasan energinya tampak dipicu oleh pasang maksimum bulan-matahari.

Adapun Datanya Sebagai Berikut:

Gempa Alor pada 12 November 2004 terjadi menjelang bulan baru.
Gempa Nabire 26 November 2004 menjelang purnama.
Gempa Aceh 26 Desember 2004 saat purnama.
Gempa Simeulue 26 Februari 2005 setelah purnama.
Gempa Nias 28 Maret 2005 setelah purnama.
Gempa Mentawai 10 April 2005 saat bulan baru.
Gempa Yogya 27 Mei 2006menjelang bulan baru.

- Gunung Tambora dengan korban 92.000 orang pada April 1815 terjadi saat bulan baru.
- Gunung Krakatau dengan korban 36.000 orang pada 26-28 Agustus 1883 terjadi saat bulan baru.
- Gunung Kelud dengan korban 10.000 orang pada 19 Mei 1919 terjadi saat purnama.
- Gunung Papandayan dengan korban 3000 orang pada 12 Agustus 1772 terjadi saat purnama

Terkait dengan hal tersebut di atas dalam sebuah penelitian secara ilmiah. Pada tanggal 19 Maret 2011, bulan akan mendekat ke Bumi dalam posisi terdekat dalam 18 tahun terakhir. Pada malam hari, bulan akan bersinar lebih terang dalam jarak hanya 356.577 kilometer jauhnya. Selain itu, purnama akan penuh.

Dan, seperti diberitakan Space.com, para astrolog (bukan astronom) meramalkan hal ini bisa menimbulkan kerusakan besar di planet ini.

Richard Nolle, seorang peramal mencatat dalam situs astropro.com menyebut kejadian itu sebagai "Supermoon" ekstrem. Dalam kondisi ini, katanya, kekacauan akan terjadi: badai besar, gempa bumi, gunung berapi dan bencana alam lainnya akan terjadi berbarengan di Bumi.

Benarkah demikian?

Para ilmuwan telah mempelajari skenario yang berkaitan selama beberapa dekade. Bahkan dalam kondisi normal, bulan cukup dekat ke bumi untuk membuat kehadirannya terasa; menyebabkan pasang surut dan aliran pasang air laut.Gravitasi Bulan bahkan dapat menyebabkan -- walau dalam skala kecil -- arus pasang di beberapa benua. Pasang surut terjadi saat purnama ketika matahari dan bulan segaris dengan bumi.

Menurut John Vidale, seorang seismolog di University of Washington di Seattle dan direktur Pacific Northwest Seismic Network, Supermoon memang memicu gempa bumi. "Kita bisa melihat peningkatan yang sangat kecil dalam kegiatan tektonik ketika mereka selaras," kata Vidale pada situs Space.com.

Pada saat bulan purnama, "Anda melihat peningkatan yang kurang dari 1 persen aktivitas gempa bumi, dan respons yang sedikit lebih tinggi di gunung berapi."

Pengaruh pasang surut pada kegiatan seismik yang terbesar di zona subduksi seperti Pacific Northwest, di mana satu lempeng tektonik yang meluncur di bawah yang lain. William Wilcock, seismolog di University of Washington, menjelaskan "Ketika Anda memiliki air surut, ada sedikit air, sehingga tekanan pada dasar laut lebih kecil tekanannya, itulah yang membuat lebih mudah bagi pergeseran itu. "

Menurut Wilcock, aktivitas gempa di zona subduksi pada gelombang rendah adalah 10 persen lebih tinggi dibandingkan pada waktu lain hari, tetapi ia tidak melihat ada korelasi antara aktivitas gempa dan kedekatan bulan.
 
Wallahu a'lam.
semoga manfaat, salam.

Komentar :

ada 2 Komentar ke “Misteri Bulan Purnama Dan Gempa Tsunami”
Andi Metta said...
pada hari 

ingin melihat Supermoon...tp semoga hanya keindahannya saja yg mempengaruhi jiwa...jgn sampai memprngaruhi alam juga...tp segala sesuatunya pasti atas kehendak Allah..krn Allah sang pemilik seluruh alam ini...

Admin said...
pada hari 

haluuuuuuuuuu Metta lama tidak nampak sedang sibuk sekali rupanya kawan satu ini :D

amin.amin.amin. semoga hanya keindahan saja tanpa ada iringan peristiwa yang dapat menguras airmata. :) salam.

Post a Comment

Sahabat terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, semoga bisa memperkuat tali persahabatan online/offline kita. Blog ini Adalah Waqaf onlineku untuk semua, mohon jikalau ada yang tidak benar diluruskan, bagiku menjadi blogger adalah panggilan jiwa untuk membuka ruang bagi saujana. Hidup untuk memberi; Berilmu Amaliyah, Beramal Ilahiyah, Memberi Merupakan Puncak Kebahagiaan. Semoga manfaat. Salam

 
Cheap Web Hosting