Samudra Biru Group

bersama dan kita bisa
Setahun sudah halaman demi halaman aku lukis kata kalimat di sini samudra biru cinta. bulan desember 2009 mengenal yang namanya media Blog itu pun lantaran diberitahu seorang kawan. waktu itu aku katakan padanya, aku suka menulis" apa kira-kira media yang tepat untukku belajar menulis, dan dia menyarankan media ini 

Meski setelah berjalannya waktu pada akhirnya selain di blog samudra biru cinta aku menemu media lain yang dapat juga untuk melatih atau pun menampung hobby baca tulis kita. jadi kesimpulannya bahwa tujuan awal; aku membuat Blog tak lain sebagai tempat untuk menampung dari segala apa yang telah aku potret di sekitar, kemudian aku tuangkan dalam bentuk tulisan. dan biasanya dalam bentuk puisi, prosa dan berita intens maka hampir di awal-awal membuat tulisan di Blog hingga sekarang terkadang aku penuhi dengan bentuk tulisan tersebut.

Hanya saja akhir-akhir ini aku kemudian merubah pola dengan tidak menulis dari bentuk yang telah ada namun juga menulis bentuk-bentuk yang lain, baik melalui karya orang lain dari buku yang telah aku baca ataupun media lainnya dengan tetap menuliskan sumbernya sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kita terhadap karya orang lain maupun opini-opini pribadi yang aku tangkap dengan menuliskan sumber pelengkap lainnya. 

Berbulan-bulan sempat vakum dan membiarkan begitu saja halaman ini. kemudian seorang kawan kembali mengingatkan. "ah, sayang jika kebiasaan kegiatan tulis menulismu tidak kamu manfaatkan di blog" bukan semata-mata kerna akan mendapat imbal balik materi kelak suatu hari nanti tapi apa yang kamu tulis bisa jadi  tanpa kamu sadari berguna di mata orang. mmm ... lagi-lagi aku seperti diingatkan kembali. benar juga, dengan bertanya kesana kemari dan menjalin suatu pertautan yang baik kendati tidak pernah sua sebelumnya, akhirnya sedikit demi sedikit terbukti. 

Tiga buku keroyokan telah di hasilkan kendati hanya sebagai penggembira semata namun bagiku itu sebuah awal yang baik. buku pertama Antologi bersama kawan-kawan serumpun untuk kemanusiaan Gempa Padang yang terjadi tahun 2009 "Suara-Suara Adam" menyusul buku Antologi kedua "Jejak Para Kaul" ada hal yang begitu sangat saya suka dari kedua karya ini. kerna keduanya adalah buku dalam bentuk Kemanusiaan dan kita-kita sebagai penulis sama sekali tidak mendapatkan apapun [royalti], semua berangkat dari niat baik untuk sebuah kemanusiaan, menolong dan membantu dalam bentuk karya yang di bukukan kemudian dari hasil buku tersebut diperuntukkan bagi korban gempa saudara-saudara kita yang banyak kehilangan sanak saudara dan sebagian hingga kini masih tertampung di rumah-rumah persinggahan terutama anak-anak yatim yang orang tuanya meninggal ketika bencana menyapa di waktu subuh.

Andai saja ada suatu ketika dalam bentuk yang lain pun dengan sepenuh hati aku akan turut dengan hati ikhlas dan tulus berbuat demi sesama dengan cara menulis syair-syair sederhana yang aku miliki selama memang benar-benar untuk membantu saudara-saudara kita yang lain. kemudian di buku ketiga berawal dari media Facebook bersama saudari Dinda Natasya seorang host di sebuah acara radio di Jakarta dan buku itu kami beri judul "Dialog Cinta Oase Samudra Biru" atau DCOSB. yang juga terdapat salah satu sahabat baik saya Pandeka Minang yang turut meramaikan materi isi buku tersebut. jika para sahabat hendak mengetahui lebih lanjut tentang ketiga buku tersebut dapat klik di Sini

Dan tentang pemilihan nama Samudra Biru; suatu hari dan seringkali ada yang bertanya dan juga ada yang hehe .., mengapa memilih nama Samudra Biru? maka melalui media ini saya juga katakan Samudra Biru secara pribadi tidak mewakili siapa pun. nama Samudra Biru ada lantaran terkesan dengan sebuah cerita dari salah satu Guru saya yang mengatakan "jadikan hatimu seluas Samudra ketika engkau mengalami atau menerima berbagai cobaan yang datang bergelombang di kehidupan kamu sekarang, nanti maupun yang akan datang". berangkat dari sebuah filosofi, dan barangkali Guru saya melihat rasa jiwa muda saya yang terlalu bersemangat sehingga terlihat jelas sebuah kemarahan di dalam mata saya saat menerima hal-hal yang tidak berkenan serta kejadian-kejadian yang kita alami. Transferkan energi marah menjadi energi positif dan semangat yang bermanfaat! katanya" suatu hari. Yang pasti dengan niat tulus, Samudra Biru Group yang sudah terbangun ini sebagai Identitas dari sebuah komunitas yang "menerima siapa saja tanpa memandang latar belakang dan berharap suatu hari menjadi besar dengan berbagai kegiatan yang memuliakan sesama dalam RidhoNya". 

Dan melalui media terbuka ini pula saya sebagai wakil sekaligus Admin hendak sampaikan jika saja ada yang tidak berkenan tentu dengan sangat mudah keluar dari komunitas Samudra Biru Group kerna tidak ada proses pendaftaran ataupun bai'at di dalamnya:) hanya dengan sekali klik maka akan dengan mudah sudah berada di luar. namun jika memandang sekecil apapun itu semua adalah Ilmu tanpa memilah dan memilih siapa orang yang ada di belakangnya meskipun mungkin saja mantan penjahat kelas Wahid di muka bumi juga kerajaan langit sekalipun :) maka orang-orang tersebut adalah insan-insan yang sungguh Dewasa dan sangat memahami nilai-nilai kehidupan. berani menanggalkan egonya dan dengan segala kerendahan hati belajar serta duduk bersama-sama. dan saya begitu salut dengan orang-orang yang demikian.

Tiga karya dengan sumbangsih kata sederhana telah mewujud dan masih ada sebuah naskah yang belum pernah di unggah di media manapun termasuk di sini yang sedianya hendak aku jadikan karya berikutnya, masih rapi tersimpan dengan aroma wangi. tetap dengan karakter pemilihan kata-kata yang sederhana dan tidak mengernyitkan dahi para pembaca. entah kapan akan terlaksana  turut meramaikan ranah baca namun sebuah keyakinan besar akan masanya kelak pasti tiba, semoga.

http://samudrabirucinta.blogspot.com
Dan kini sebuah awal menapak Tahun Baru, tanggal 1 desember 2011. segenap angan telah dituangkan dalam bentuk tulisan blue print sebagai peta dan berharap membalikkan semua keadaan menjadi lebih baik ke depan. segala rintangan, penghianatan, penghinaan, pelecehan psikologis, fitnah, sandiwara manusia dan dalam bentuk peristiwa negatif lainnya mungkin saja aku, kau dan kita pernah alami semua. dalam masa-masa yang telah lalu dan masih menyisakan gelombang yang begitu kuat menghadang. semoga saja semua segera lekas tuntas dan kembali menemu rasa damai di hati. kemudian berkarya sebaik-baiknya melalui bidang masing-masing untuk kemaslahatan Umat.

Akhir kata, dengan segala kerendahan Hati, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama pertautan sepanjang Tahun 2010 dengan kami, tanpa disadari terdapat kata kalimat dan attitude kami yang telah menyinggung perasaan hati para sahabat. dan selamat Tahun Baru 2011 semoga segala harapan, segala angan, segala doa-doa yang terpanjatkan sepanjang siang dan malam segera menjadi sebuah jalan cerita yang begitu membahagiakan Anda semua pada akhirnya. Wassalam

sekian, salam hangat selalu.
http://samudrabirucinta.blogspot.com/

Komentar :

ada 2 Komentar ke “Samudra Biru Group”
Agus Desa Siaga_Kertajaya@Padalarang_ Gmail.com said...
pada hari 

Terima kasih gan,karena ilmu tg bermanfaat adalah dapat berbagi dan berguna bagi orang lain,semoga apa yg telah apa yg tlah diberikan dpt menjadi amal kebajikan,trims Insya Allah semua karya dpt bermanfaat

Deedat said...
pada hari 

amin amin amin. semoga demikian adanya.

Post a Comment

Sahabat terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, semoga bisa memperkuat tali persahabatan online/offline kita. Blog ini Adalah Waqaf onlineku untuk semua, mohon jikalau ada yang tidak benar diluruskan, bagiku menjadi blogger adalah panggilan jiwa untuk membuka ruang bagi saujana. Hidup untuk memberi; Berilmu Amaliyah, Beramal Ilahiyah, Memberi Merupakan Puncak Kebahagiaan. Semoga manfaat. Salam

 
Cheap Web Hosting