TUHAN ~ anto hprastyo

Tuhan

Tuhan
ketika petang menemaram, merunduk ke malam. ijinkanlah kekasih-Mu, belajar membaca ketulusan bulan saat membagi kemilaunya ke bumi.

Tuhan
ketika runcing malam kian terasa. ijinkanlah kekasih-Mu, belajar mendengar silir angin yang menghibur daundaun kering luruh ke bumi.

Tuhan
ketika aroma pagi hadirkan wangi. ijinkanlah kekasih-Mu, belajar pada
kesetiaan embun yang rekahkan pucuk dedaunan di bumi.

Tuhan
ketika fajar menghangatkanku dari dingin. ijinkanlah kekasih-Mu, belajar pada kelembutannya yang menghantarkan kicauan merdu burungburung di pagi hari.



salam.

anto hprastyo
agustus 2010
amlapura,
bali

Komentar :

ada 0 Komentar ke “TUHAN ~ anto hprastyo”

Post a Comment

Sahabat terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, semoga bisa memperkuat tali persahabatan online/offline kita. Blog ini Adalah Waqaf onlineku untuk semua, mohon jikalau ada yang tidak benar diluruskan, bagiku menjadi blogger adalah panggilan jiwa untuk membuka ruang bagi saujana. Hidup untuk memberi; Berilmu Amaliyah, Beramal Ilahiyah, Memberi Merupakan Puncak Kebahagiaan. Semoga manfaat. Salam

 
Cheap Web Hosting