Surat Cinta Biru ~ anto hprastyo

Surat Cinta Biru kami hadirkan di Samudra Biru Cinta, banyak hal yang terjadi ketika sebuah pertautan terjalin. ada senang ada sedih ada kemelut ada yang terenggut dan lain sebagainya. kami mencoba merangkai sebuah kata-kata yang sederhana, barangkali dapat menjadi sebuah ilustrasi ketika hal tersebut menimpa sahabat. selamat menikmati semoga berkenan.

Surat Cinta Biru

dik, sudah aku simpulkan di kaki merpati jantan saat fajar tadi. sepucuk surat biru untukmu. setelah engkau membacanya, simpan dia dengan sepenuh hati. hingga suatu hari nanti, saat uban dan gigi tanggal kerna usia senja, kita baca kembali berdua susuri tepian samudra biru cinta. sembari bercerita tentang kisah mutiara yang berkilau cantik, juga batubatu karang yang tegar setia dari hempasan riuh ombak seperti halnya jalinan kita.

dik, sudah kita tanam bibit kasih diantara kita. yang telah merimbuni kita dari segala terik, runcingnya malam juga suasana yang melilit daya. kelak, ketika masa telah tiba. buahnya kita petik dan nikmati bersama dalam bilik hangat, yang senantiasa bercahaya penuh cinta dan bahagia dalam lingkupanNya.

dik, sudah dua belas purnama masa jalinan kita, meski sempat kabut kehidupan menutup sekian masa tautan kita. bila Tuhan berkehendak, tidak akan ada satu insan pun yang dapat menghalangi kuasaNya. o, jelitaku yang baik tahukah engkau? aku memilihmu semata bukan kerna ragamu yang mempesona mata para pecinta, namun lebih kepada sikap laku santunmu yang meluluh lantakkan raguku tentang wanita. hatiku berkata engkau 'beda' dari yang telah datang sebelumnya.

dik, sudahlah lipat masa yang telah lewat dari lelah letihmu yang tak berkesudahan. kuburlah tanpa iringan doadoa tentang kisah penghianatan juga peran topeng ganda yang dimainkan para pemburu nafsu. masa lalu adalah guru kehidupan yang berharga, sebagai pijakan ke jalan yang lebih terang sepanjang bentang masa kehidupan ke depan kita.

dik, ingin rasanya jemari ini melukiskan warniwarna indahnya engkau. tetapi senyum dan tatapmu yang bening membuatku jujur tak dapat mengeja katakata, selain diam dan mengurai pelanpelan di dalam hati, kemudian dengan kesungguhan akan aku tunaikan kembali di surat cinta biru berikutnya dalam kisah yang penuh makna tentang kita berdua.



salam

impian dapat berlibur satu bulan di tempat seperti ini:)

agustus 2010
amlapura
bali



Komentar :

ada 2 Komentar ke “Surat Cinta Biru ~ anto hprastyo”
Faizun Corpusa said...
pada hari 

apik kang,mantep pisan..peljran buat saya..
sungguh memang benar,mncari pasangan bukan dengan melihat parasnya atau bukan kerna ragamu yang mempesona mata para pecinta, namun lebih kepada sikap laku santunmu yang meluluh lantakkan raguku tentang wanita. hatiku berkata engkau 'beda' dari yang telah datang sebelumnya.ka ta bang Anto Hp..hehhe

anto Hprastyo said...
pada hari 

Faizun terimaksih, salam hangatku

Post a Comment

Sahabat terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, semoga bisa memperkuat tali persahabatan online/offline kita. Blog ini Adalah Waqaf onlineku untuk semua, mohon jikalau ada yang tidak benar diluruskan, bagiku menjadi blogger adalah panggilan jiwa untuk membuka ruang bagi saujana. Hidup untuk memberi; Berilmu Amaliyah, Beramal Ilahiyah, Memberi Merupakan Puncak Kebahagiaan. Semoga manfaat. Salam

 
Cheap Web Hosting