Kumpulan Status Facebook Dialog dalam Canda

Iseng, jail dan spontan, demikianlah terkadang ketika membuat sebuah status di dinding Facebook,  kali ini samudra biru kembali membuat kumpulan status facebook yang ringan, apa yang terlintas atau apa yang sedang terjadi disekitar bisa jadi menjadi susunan katakalimat. entah kalau sahabat yang lain. baik bentuk puisi, cerita, dialog pendek, kalimat lebay, bahkan kritik sosial.

Media Facebook memang fenomenal, selalu saja ada cerita-cerita yang diamdiam bermain di sebalik gemerlapnya. lain kali saja kita bahas mengenai ini. yang jelas ini kali saya iseng ingin membagi beberapa status konyol yang mungkin sedikit membuat senyum tapi sepertinya juga sedikit dalam:). yuk cekidot!
  • "ini malam kita makan di luar saja ya sayang?". kata seorang suami kepada istrinya. "maksud Ayah di restoran begitu?". tanya sang Istri dengan muka sumringah. "o, nggak kok sayang, di belakang teras rumah saja". raut muka sang Istri seketika berubah. 
  • meskipun tak terhitung bintang melukis langit, tapi hanya satu yang akan aku cubit!, menjeritlah.
  • satu jam bersama keponakan. "Om titip si Tyo sebentar!". "tapi Mba?". "halah hanya satu jam saja!", kata Kakakku sembari meninggalkan aku dan si tengil di kamarku. bukannya apa sich, aku hanya tidak paham dengan bahasa planetnya yang super aneh itu. "Oooommmmmmm!". "iyaaaaaa!", tuh kan mulai tengilnya. "Iyo uatin taiuteeeeeeng!" hedeh mampus deh gue!.
  • ada yang berkata; "hai!, kamu jadi orang kok pede amat?". aku jawab, "ya, karena aku tidak suka berdiri di tempat yang gelap".
  • sudah dua tahun berumah tangga; "menu makan malamnya apa sekarang Ma?" tanya seorang suami sepulang dari kerja. "seperti biasa Pa! menunya, beli di warung sebelah rumah kita!".
  • sejak pagi hampir 95% komentarku tidak ada sangkut pautnya dengan tema pemilik status. contoh kasus sebuah status. "Aduuuuuuhhhh pagi-pagi sudah dibuat pusiiiiiiiiiiing pusiiiiiiiiiiiing!". "aku lantas berkomentar; buruan! bawa ke tukang jahit!". nah ........ tambah sebel deh itu orang. :)
  • sehabis lari pagi singgah di kebun belakang. beberapa tandan pisang nampak sudah mulai matang. juga terlihat buah pepaya yang berupaya menyusul juga. sementara itu tepat di pojok kebun, melarik bunga melati yang sedang mekar dengan indahnya, menarik minat sekumpulan kumbang yang mengitari kelopaknya. aku terdiam, memandang. menikmati suasana pagi bersama mereka. "dan terbangun, ketika pintu kamarku diketuk seorang kawan". 
  • baca dari atas ke bawah. 
  • @Pria: “Akhirnya! aku sudah menunggu saat ini sejak lama.” 
    @Wanita: “Apa kau rela jika aku pergi?” 
    @Pria: “Tentu tidak, jangan pernah kau berpikir seperti itu". 
    @Wanita: “Apa kau mencintaiku?” 
    @Pria: “Tentu, selamanya akan tetap begitu.” 
    @Wanita: “Apa kau pernah selingkuh?” 
    @Pria: “Tidak! Aku tidak akan pernah melakukan hal setolol itu.” 
    @Wanita: “Maukah kau mencintaiku selalu?” 
    @Pria: “Ya.” 
    @Wanita : “Sayangku." 
    sekarang, baca dari "bawah ke atas!".

  • "hai kirana!", apakah engkau sudah tertidur?", lamat samar nan teratur aku mendengar engkau mendengkur". 

  • aku ingin menculikmu, kemudian hidup bahagia bersama tapi sebelumnya pamit bapak ibumu.

  • "o, hai engkau yang murung!", tersenyumlah siang ini agar mendung tak larut turut menggantung.

  • karena engkau tidak dapat aku sentuh, bagaimana jika lewat maya saja kita saling rengkuh.

  • baru juga pukul sembilan malam, tapi mata sudah terbayang empuknya ranjang.

  • "aku punguti serpihan hati, di sebalik risau pagi ". "mas pakai ini saja?", tegur seorang bapak tua dinas kebersihan sembari menyodorkan sapu lidi. "capek lho, munguti serpihan hati gunakan jemari?".

  • aku ingin mengajakmu keliling tanah pertiwi, kemudian kita namai bayi kita disetiap yang kita singgahi.

  • "di dadaku? oh, tidak ada kamu!" yang ada jantung, hati, paru dan yang lainnya. tapi tenang sayang, engkau tetap aku kenang".

  • "haduuuuuh matamu itu lho!", rasanya ingin berendam di dalamnya".

  • "tolong dong?", kalau kamu sudah matang bilang ya?"

  • di sebalik sentun dan tawa ceriamu, ada cabe di gigimu.

  • terlihat sepi, yang ada hanya orang-orangan sawah sedari tadi.

  • dini hari minum kopi bali, jadi begini nih nendang mata kanan kiri!.

  • pagi hari sudah berebut dengan semut. balada teh hangat sisa semalam. akhirnya sepakat minum bersama

  • "yaaaang ... sayang?", aku menanam pohon cabe. nanti jika sudah gede kita ulek bersama ya?".

  • kata seorang Istri penyair suatu hari; "Mas!, anak kita itu butuh nasi!", bukan melulu puisi setiap hari!".

  • pistolku lupa belum aku isi peluru, pantas saja engkau masih suka berkeliaran di otakku.

  • "pusing juga ternyata, cium ketek sendiri".

  • Mohon maaf jika ada kata-kata yang tidak berkenan, semata hanya untuk menyeimbangkan beban agar tidak terlalu berat sebelah:). semoga bermanfaat dan nantikan Kumpulan Status-Status Facebook kami yang  begitu dalam menghadirkan Seorang Tokoh Nasional kharismatik dan dikenal publik .kawan karib Almarhum Gus Dur [Mantan Presiden RI ke-4 kita]. siapa beliau tunggu saja, yang pasti kami sebagai Admin sudah mendapat ijin langsung dari beliau.

    Salam hangat, sukses selalu.
    samudrabirucinta.blogs.com

    Komentar :

    ada 0 Komentar ke “Kumpulan Status Facebook Dialog dalam Canda”

    Post a Comment

    Sahabat terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, semoga bisa memperkuat tali persahabatan online/offline kita. Blog ini Adalah Waqaf onlineku untuk semua, mohon jikalau ada yang tidak benar diluruskan, bagiku menjadi blogger adalah panggilan jiwa untuk membuka ruang bagi saujana. Hidup untuk memberi; Berilmu Amaliyah, Beramal Ilahiyah, Memberi Merupakan Puncak Kebahagiaan. Semoga manfaat. Salam

     
    Cheap Web Hosting