Antara Bola Tim Nas di Piala AFF 2010 dan Bola Para Politisi Senayan Kita

foto: suporter Indonesia
BALI,SamudraBiruCinta.com.--Beberapa pekan ini sebagian masyarakat pecinta sepakbola, terutama sepakbola dalam negeri disuguhkan sebuah permainan yang cukup membuat mereka turut larut dalam efuoria sebuah kemenangan. meski jalan untuk menjadi tangga juara di Piala AFF 2010 tidaklah mudah bagi skuad Tim Garuda Indonesia.

Kendati di babak penyisihan mendapat poin sempurna dengan nilai 9 dengan memasukkan 13 Gol ke gawang lawan dan baru kemasukan 2 Gol. praktis dari tiga kali laga tak terkalahkan. seperti yang sudah kita ketahui bersama [ cuplikan video piala AFF klik di sini ] ketika kontra  dengan Tim Negeri Jiran Malaysia - Indonesia  membungkam Malaysia dengan skor yang sangat telak [1-5], Laos - Indonesia [0-6] setengah lusin di kemas oleh Bambang Dkk. dan dengan Thailand - Indonesia [1-2] dan ketika kontra dengan Tim Thailand melalui sebuah permaianan yang cukup ketat dan akhirnya dua penalty Bambang Pamungkas menuntaskan senyum puas publik sepakbola Tanah Air tercinta.

sebentar, tulisan di awal kenapa ada "sebagian masyarakat pecinta sepakbola, terutama sepakbola dalam negeri? hehe .. ya, ternyata di luaran sana kendati jelas-jelas terlahir, besar dan makan di Negeri sendiri tetap saja tidak suka dengan Tim Garuda, cukup aneh memang tapi ternyata memang demikian, saya secara pribadi juga menemui saudara kita yang seperti ini. alasannya bermacam-macam jika ditanya. walah sudah ah, biarkan sajalah kita lanjutkan tulisan yang sok mengulas bak pengamat  tingkat rt dengan sedikit ngawur ini [ biasa, sedang tidak ada ide kwkwkw..].

Jika kita perhatikan, di Televisi bagaimana antusiame masyarakat di dalam menyambut Semifinal  Indonesia VS Philipina pada tanggal 16 November 2010 nanti,  beberapa hari sebelumnya mereka ada yang  sudah antri untuk mendapatkan tiket. bahkan mereka datang tidak hanya dari seputaran Jakarta tapi hingga luar pulau Jawa. demi menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga, jika saya tidak salah lihat dan mendengar tadi siang ketika seorang reporter tvOne mewancarai salah seorang yang sedang antri, ternyata ada yang dari Ternate sudah dari kemarin di Jakarta dan tujuannya hanya ingin menyaksikan pertandingan sepakbola, tidak ada tujuan lain. 

Coba bandingkan dengan yang tidak suka tadi? walah kok kembali lagi ke situuu hehe, sudah ah, lanjut. maksud tulisan saya yang acak kadal bin kadul ini begini. saya hanya ingin melihat dari sisi lain. Masyarakat kita yang Pertama; tentu sudah sangat merindukan kemenangan demi kemenangan dari Tim Garuda. rasanya sudah sangat lama Tim Nasional kita tidak berbicara di tingkat Asean, ya ... Asean Tenggara dulu, belum Asia belum Dunia. 

Kekalahan demi kekalahan sering kali menerpa ketika menghadapi tim-tim dari negara Asean  belum di tambah dengan kontroversi Pimpinan di tubuh PSSI sendiri, yang  berlarut dan entah  mengapa masih juga bertahan di tengah kondisi yang kian menambah deretan panjang tak menentu sepakbola  di negeri ini. dan ketika sebuah angan sebagian dari masyarakat yang sudah gerah  akan  keadaan dari gambar yang tersaji  dari berita dan ulah pejabat kita yang senantiasa mengampiri di setiap mereka menatap televisi, maka ketika sebuah kemenangan mewujud, dari Tim Nas maka tak ayal hal ini menjadi seperti hadiah tersendiri. dahaga mereka terpenuhi setelah sekian masa menanti, dan menjadi sebuah momentum bagi kebangkitan sepakbola di Negeri ini.

Kedua; Masyarakat tentu juga sudah jenuh dan mungkin teramat jenuh dengan permainan bola liar para  pejabat dan politisi melalui tayangan Televisi dan di berbagai media informasi  tekhnologi yang tersaji setiap hari, terutama bola liar yang sudah mereka mainkan yang hampir setiap hari menghiasi layar kaca, ya jenuh dengan pernyataan-pernyataan yang terkadang tidak seperti layaknya seorang wakil, juga tentang korupsi, manipulasi, skandal dan adu kekuatan antar parpol sejak dini senantiasa menghiasi mata telanjang kita. sebagian muak sikap laku dan segala macam intrik yang terjadi.

Dan pada akhirnya kehadiran Tim Nasional yang di babak penyisihan tampil cukup mempesona  membuat sebagian pecinta sepakbola dalam negeri tentu sangat terhibur dan turut bangga, bagi mereka permainan bola  anak-anak muda ini begitu fair, bola mereka adalah bola nyata untuk menghibur masyarakat melalui sebuah  permaianan, kepuasan bathin ketika memberikan sebuah yang terbaik, yang tak tergantikan oleh apapun, meski mereka menerima tidak dalam bentuk materi tapi mengendap di sanubari dan bukan janji-janji seperti  para politisi yang bolanya entah akan di tendang kemana lagi  yang akhirnya menimbulkan riuh rendah serta menenggelamkan masalah-masalah yang masih tertinggal di belakang hari dan belum terselesaikan hingga kini.

Dan yang paling terlihat nyata adalah mereka para skuad Tim Merah Putih,  dengan bermandikan peluh berbuat untuk Ibu Pertiwi tidak perduli kalah atau menang mereka tentu akan dan sudah berusaha dengan segala Daya yang telah dimiliki. dan akhirnya harapan kita semua Lagu Kebangsaan Indonesia Raya akan berkumandang membelah angkasa langit Indonesia, di awal dan di akhir setiap pertandingan, ditandai  dengan sebuah kemenangan yang menawan, semoga.

sekian, terimakasih telah membuka halaman ini, dan terimakasih pula telah turut membaca.

Komentar :

ada 0 Komentar ke “Antara Bola Tim Nas di Piala AFF 2010 dan Bola Para Politisi Senayan Kita”

Post a Comment

Sahabat terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, semoga bisa memperkuat tali persahabatan online/offline kita. Blog ini Adalah Waqaf onlineku untuk semua, mohon jikalau ada yang tidak benar diluruskan, bagiku menjadi blogger adalah panggilan jiwa untuk membuka ruang bagi saujana. Hidup untuk memberi; Berilmu Amaliyah, Beramal Ilahiyah, Memberi Merupakan Puncak Kebahagiaan. Semoga manfaat. Salam

 
Cheap Web Hosting